Wednesday, October 15, 2014

Resep Rica-Rica Ayam Kampung Bumbu Ayam Kemiri Raozen

Bahan:
  1. 600 gram ayam kampung (1 ekor)
  2. 300 ml air
  3. minyak goreng secukupnya
Bumbu:
  1. 100 gram cabai merah keriting
  2. 10 lembar daun jeruk purut
  3. 20 gram bawang putih chop
  4. 300 gram Bumbu Ayam Kemiri Raozen
Cara membuat:
  • Bersihkan ayam dan potong sesuai ukuran rica-rica
  • Haluskan cabai merah, bawan putih chop, dan daun jeruk purut
  • Panaskan minyak goreng, lalu tumis bahan yang dihaluskan dan Bumbu Ayam Kemiri Raozen
  • Masukan ayam kampung ke dalam tumisan, aduk hingga bumbu meresap dengan rata
  • Tambahkan 150 ml air, lalu diamkan hingga setengah matang
  • Setelah setengah matang tambahkan lagi 150 ml air
  • Tutup rapat di atas api kecil, diamkan hingga air menyusut
  • Angkat dan Rica-rica Ayam Kampung Bumbu Ayam Kemiri Raozen siap disajikan

Tips Bagi Pecinta Makanan Jamur

Jamur menjadi makanan favorit banyak kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa banyak yang memilih jamur ke dalam top recommended menu untuk disantap. Namun, tidak sedikit yang konsumen jamur yang kecewa terhadap jamur yang dimakannya karena kualitas jamur mulai dari rasa hingga tekstur yang kurang baik. Untuk itu, Raozen sebagai produsen makanan merasa peru membagikan info mengenai cara memilih, menyimpan, memasak, hingga menyantap jamur yang paling baik. Berikut rangkuman yang telah Raozen ambil dari berbagai sumber.
Memilih
Jika anda pecinta jamur namun tidak bisa membedakan jenis jamur yang beracun atau tidak, lebih baik membelinya di pasar atau supermarket karena bisa dipastikan kalau jamur yang dijual disana bukanlah yang beracun. Saat akan membeli, pastikan memilih jamur yang segar. Ciri-cirinya memiliki warna dan tekstur yang belum berubah dengan kondisi jamur sebelum dipanen. Pastikan juga jika jamur yang dijual masih dalam keadaan menempel dengan tudung jamur.
Menyimpan
Olahlah langsung jamur setelah dibeli. Namun bila tidak bisa segera atau terdapat sisa jamur yang belum terolah, cara terbaik untuk menyimpannya adalah dalan suhu dingin lemari es. Namun jangan simpan jamur begitu saja. Bungkuslah jamur dengan kantong kertas dan beri alas antara kantong tersebut dengan alas/dinding kulkas karena biasanya suhu pada alas/dinding kulkas lebih dingin. Simpanlah pada kulkas yang paling bawah agar tidak terlalu dekat dengan sumber dingin.
Mengolah
Dipasaran, jamur dijual dalam 2 jenis yaitu jamur segar dan jamur kering. Bila membeli jamur segar cara mengolah terbaiknya adalah dengan tidak mencucinya sebelum dimasak. Anda bisa menggunakan kuas khusus untuk membersihkan kotoran yang ada pada jamur. Celupkan kuas itu pada campuran air besih dan perasan jeruk nipis, lalu goreskan pada permukaan jamur. Bila anda tidak ingin segera mengiolahnya, jangan potong jamur untuk menjaga kesegarannya. Selain itu memasaknya juga tidak menggunakan suhu yang terlalu panas karena akan merusak tekstur dan mengurangi kandungan gizinya.  Gunakan juga mentega atau minyak jaitun bila jamur diolah dengan memasaknya karena jamur memiliki kandungan lemak yang tinggi.
Bila anda memilih jamur kering, rendamlah jamur di dalam air hangat selama 15 menit untuk membuang bau dan kotorannya juga membuatnya menjadi lebih segar. Lakukan perendaman selama 2 kali untuk hasil yang lebih baik. Saat memilih jamur kering, pastikan jamur terbungkus dalam kemasan yang terjaga kualitasnya.
Setelah diolah, pastikan anda langsung menyantapnya dalam keadaan fresh from the oven. Dengan ini, citarasa yang dihasilkan jamur dengan teknik pengolahan yang ada gunakan tetap terjaga.

Sekian tips mengenai jamur dari Raozen. Semoga bermanfaat bagi para pecinta jamur J


Dapatkan Peluang Usaha Bersama Sajian Sambara
Baca juga:

Tuesday, October 14, 2014

Yuk, Biasakan Mencuci Tangan

Tangan merupakan salah satu anggota tubuh yang paling sering memengaruhi kesehatan manusia karena tangan menjadi salah satu pusat berkumpulnyakuman penyakit. Dengan mencucinya secara rutin, diyakini dapat mengurangi bahkan mengilangkan kuman penyakit yang nantinya bisa merusak kesehatan.
Hari ini, sedang berlangsung Hari Cuci Tangan Sedunia yang rutin diadakan setiap tanggal 15 Oktober. Bertepatan dengan hari tersebut, Raozen selaku produsen makanan nusantara yang notabene dikonsumsi menggunakan tangan merasa perlu untuk berbagi informasi mengenai mencuci tangan dan mengajak semua orang untuk membiasakan melakukan hal ini di kehidupan sehari-hari. Untuk itu, Raozen telah merangkum beberapa informasi mengenai cuci tangan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Waktu yang tepat untuk mencuci tangan adalah sebelum makan. Karena aktifitas tangan sehari-hari pasti bersentuhan dengan sesuatu yang tidak terjamin kebersihannya. Untuk itu, biasakan mencuci tangan sebelum makan agar kuman tidak ikut masuk bersama makanan ke dalam tubuh. Selain itu juga saat setelah menggunakan kamar mandi, buang air, membuang ingus, batuk, bersin, sebelum dan sesudah membersihkan luka, membuang sampah, bermain di luar rumah, bersentuhan dengan benda yang tidak terjamin kebersihannya, bertransaksi, dan masih banyak lagi. Ha ini karena kemungkinan kuman untuk masuk ke dalam tubuh tidak hanya saat makan. Untuk karena itu diharuskan mencuci tangan setelah melakukan banyak aktifitas.
Mencuci tangan yang paling ideal adalah menggunakan air bersih yang mengalir. Belum cukup sampai disitu, gunakan juga sabun untuk membunuh sisa kuman yang sulit dibersihkan hanya dengan air. Mencuci tangan tidak hanya pada permukaannya saja, melainkan harus ke dalam celah-celah kuku dimana sering kali terlewatkan. Lalu, keringkan dengan sesuatu yang bersih untuk memastikan kuman tidak tertinggal di sisa-sisa air.
Beberapa penyakit berbahaya yang dapat dihindari dengan rajin mencuci tangan diantaranya adalah diare, ISPA, cacingan, Flu, Hepatitis, Shigellosis, Giardiasis, dan bahkan ebola yang sedang mendunia. Menurut dokterku-online.com, sekitar 30 penelitian menegaskan bahwa mencuci tangan dengan benar dapat menurunkan jumlah penderita diare hingga 44%, bahkan menurunkan pengidap penyakit ISPA hingga 50%.
Untuk itu, mari biasakan mencuci tangan dan mengajari anak untuk melakukan hal yang sama agar keluarga Indonesia selalu sehat. Semoga informasi ini bermanfaat J


Baca juga:

Bahagia Itu Sederhana: Waktu, Kebersamaan, dan Makanan

Cara Menghindari Kebakaran Dari Dapur


Friday, October 10, 2014

Cara Menghindari Kebakaran Dari Dapur

Beberapa waktu ini, media sering menginfokan kalau terjadi bencana kebakaran di banyak tempat. Penyebabnya bervariasi,mulai dari konsleting listrik, rokok, sampai kompor yang ada di dapur. Untuk itu perlu kewaspadaan lebih agar hal meruikan ini tidak terjadi. Khusus untuk penyebab kebakaran yang berasa dari dapur, Raozen coba bagikan informasi agar kebakaran yang berasal dari dapur bisa dihindari. Berikut ringkasannya.
Jangan tinggalkan kompor saat memasak. Meskipun sebentar, meninggalkan kompor dalam keadaan menyala sangat tidak disarankan karena api memiliki sifat menjalar yang cukup cepat. Apalagi di musim kemarau yang anginnya kencang ini. Menurut Jack Sanderson, penyidik kebakaran di Fire Findings Benton Harbor, Michigan, api hanya butuh waktu kurang dari 1 menit untuk menjalar setinggi 1 inci saat terkena minyak goreng dan itu akan terus menjalar jika idak segera diatasi.
Menggunakan alat dapur yang baik. Salah satu kriteria alat dapur yang baik adalah selalu bersih, khususnya dari minyak dan dapat berfungsi dengan baik. Jangan sesekali memakasakan untuk tetap menggunakan alat dapur yang rusak untuk memasak. Misalkan pemanggang roti dan microwave, saat rusak, kemungikinan konsleting listrik lebih besar. Apalagi saat alat dapur yang ada dalam keadaan kotor penuh sisa minyak. Api akan semakin cepat menjalar.
Tempatkan kompor pada tempat yang tepat. Pastikan kompor berada pada posisi yang tidak terlalu dekat dengan tabung gas. Hal ini berfungsi untuk menghindari ledakan sebagai aibat pertemuan antara percikan api dan gas. Selain itu kompor juga jangan disimpan dekat jendela dimana cahaya maahari masuk. Jika kompor dan gas terlalu lama terkena cahaya matahari langsung, kemungkinan kerusakan akan lebih besar. Lalu, jauhkan peralatan dapur lainnya yang mudah terbakar dari kompor setidaknya 90 cm dari pusat api.
Waspadai benda-benda yang berair. Benda seperti mesin cuci, botol minum, dan benda lain yang berair harus benar-benar diawasi jika berada di dapur. Paslnya air bisa mengalir ke tempat dmana ada aliran listrik jika tidak waspada. Dengan masuknya air ke dalam aliras listrik bisa mengakibatkan konsleting listrik.
Pilih tabung gas yang baik. Periksalah apakah ada kebocoran atau tidak pada gas. Bila tersium bau gas, segera jauhkan tabung dari pusat api. Biasanya tabung yang baik tidak memiliki karat dan tidak terdapat banyak kerusakan dipermukaannya. Selain itu, harus ditunjang juga dengan alat pelengkap lainnya yang baik juga. Misalnya cincin karet yang rutin diperiksa dan ganti saat sudah rusak, regulator yang memiliki meteran agar dapat diketahui tekanan yang dikeluarkan oleh tabung gas, dan gunakan selang yang baik.
Sediakan tabung pemadam api. Meskipun kewaspadaan untuk menghindari terjadinya kebakaran sudah dilakukan, namun tabung pemadam kebakaran harus tetap ada di dapur untuk menghindari hal yang terjadi di luar perkiraan. Pastikan tabung tidak digunakan ketika tidak diperlukan agar tetap terisi penuh dan dapat digunakan secara  maksimal ketika terjadi hal yang tidak diinginkan.



Baca juga: 

Buah-buahan Ini Berguna Untuk Membuat Daging Menjadi Empuk

Thursday, October 9, 2014

Buah-buahan Ini Berguna Untuk Membuat Daging Menjadi Empuk


Daging memang merupakan makanan yang nikmat dan bergizi. Selain itu, daging juga jadi makanan favorit bagi banyak orang. Namun beberapa orang yang menyantap daging pasti pernah merasakan tekstur daging yang keras/lembek dan juga empuk dan renyah untuk dimakan. Kedua tekstur daging itu sangat bergantung pada proses mengolahnya. Jika salah makan adging akan keras bahkan sering kali bumbu tidak meresap sempurna. Tapi jika benar, maka akan sebaliknya. Untuk itu Raozen telah merangkum informasi mengenai cara mengeloh daging agar empuk, yaitu dengan menggunakan bantuan buah-buahan berikut ini:
Pepaya. Selain memiliki banyak vitamin jika dikonsumsi secara langsung, ternyata papaya juga bisa dimanfaatkan untuk mengolah daging agar menghasilkan tekstur yang lunak dan empuk. Pepaya yang digunakan untuk mengolah daging adalah papaya muda. Cukup kupas papaya dan bersihkan seluruh getahnya, lalu parut. Hasil parutan digunakan untuk melumui daging dan diamkan selama 25-30 menit. Selain buahnya, ternate bagian dari papaya lainnya, yaitu dau juga bisa digunakan untuk melunakan daging. Hal ini karena zat papain didalamnya mampu melunakan daging. Bungkus daging dengan daun papaya dan diamkan selama 25-30 menit.
Nanas. Buah ini mampu membuat daging menjadi lebih empuk saat dimasak. Caranya cukup dengan memarut kelapa yang masih muda , lalu gunakan hasil parutan itu untuk melumuri seluruh permukaan daging. Setelah itu, diamkan selama 30-60 menit.
Kiwi. Buah yang popular karena khasiatnya bagi kesehatan ini jiga ternya berguna untuk melunakan daging. Ccaranya sangat mudah, yaitu cukup dengan menghaluskan kiwi hingga bertekstur seperti pasta, cuci daging yang akan dimasak, balurkan kiwi yang sudah halus ke seluruh permukaan daging, diamkan 30 menit, lalu cuci dengan air bersih. Dagingpun siap untuk diolah.
Selain buah-bah diatas, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk melunakan daging. Diantaranya adalah menambahkan segenggam beras ke dalam daging yang sedang direbus atau dengan cara memasukan daging ke dalam air yang sudah mendidih lalu ditambahkan sedikit garam dan rebus hingga 30 menit.
Sekian informasi mengenai daging yang telah Raozen rangkum, semoga bermanfaat J

*Disari dari berbagai sumber.

Baca Juga:

Turunkan Kolesterolmu Dengan Konsumsi Makanan Ini

Monday, October 6, 2014

Turunkan Kolesterolmu Dengan Konsumsi Makanan Ini

Hari Minggu yang lalu, umat Muslim baru saja merayakan hari Raya Idul Adha. Dimana, kaming disembelih sebagai kurban untuk dibagikan kepada masyarakat. Biasanya ada acara yang seolah menjadi rutinitas banyak orang di Idul Adha, yaitu membuat sate dar daging yang dibagikan saat kurban. Namun, euphoria ini kadang mengganggu kadar kolesterol dalam diri anda arena konsumsi daging kambing yang sangat tinggi. Untuk itu, perlu rasanya mengonsumsi makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol itu. Raozen telah merangkum beberapa makanan yang berguna untuk menurunkan kolesterol, antara lain:
Tomat. Selain bentuknya yang indah, ternyata gunanya pun sangat indah bagi anda yang memiliki kolesterol tinggi. Buatlah jus tomat dan minum 2 gelas perhari secara rutin. Dalam beberapa hari dpercaya kolesterol anda akan menurun.
Delima. Si merah mansis ini berguna sekali setelah perayaan Idul Adha. Buah ini mampu mengurangi penumpukan plak kolesterol dan meningkatkan oksida nitrat untuk mengurangi plak tersebut pada arteri.
Alpukat. Ada dua jenis kolesterol, yaotu yang baik (High-density lipoprotein) dan yang jahat (Low-density lipoprotein). Euforia Idul Adha yang berlebih sering kali meningkatkan kolesterol jahat, untuk itu makanlah alpukan karena di dalamnya mengandung kolesterol baik yang dapat melawan kolesterol jahat dalam tubuh.
Anggur. Sama seperti alpukat, buah ini memiliki kandungan kolesterol baik yang dapat melawan kolesterol jahat. Untuk itu, minumlah jus anggur 2 gelas perhari secara rutin.
Bawang Putih. Memang sedikit aneh bila harus mengionsumsi bawang putih secara langsung, namun demi menurunkan kolesterol lebih baik lakukan hal ini. Anda cukup memakan 1 siung bawang putih per hari untuk menurunkan kadar kolesterol. Tapi bila tidak suka, tidak ada salahnya untuk menyampurkannya sebagai bahan makanan.
Kedelai. Kedelai mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan juga sebagai sumber protein yang sangat baik. Namun bukan berarti anda harus mengonsumsinya secara langsung. Anda cukup memakan makanan hasil olahan dari kedelai seperti tahu dan tempe.
Kacang & Salmon . Mengonsumsi Ikan Salmon serta kacang tanah, kenari, almond sampai edamame sangat baik untuk menekan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Hal ini karena di dalamnya terkandung omega 3 yang mampu meningkatkan kadar kolesterol baik.
Bayam. Sebagai sayur hijau, bayam sangat baik untuk menekan kadar kolesterol jahat dalam tubuh karena kadar lutein di dalamnya. Rutinlah mengonsumsi bayam seperti yang dilakukan popeye J
Sekian info dari Raozen untuk menurunkan kadar kolesterol setelah meningkat drastis akibat terlalu larut dalam euphoria Idul Adha. Semoga bermanfaat :) 

Baca juga:

Jelang Idul Adha, Pastikan Memilih Hewan Yang Baik



Thursday, October 2, 2014

Jelang Idul Adha, Pastikan Memilih Hewan Yang Baik

Di akhir pekan nanti, umat Muslim di dunia akan merayakan hari raya Idul Adha. Itu artinya, seperti yang sudah diperintahkan agama, akan ada penyembelihan hewan kurban. Hewan itu nantinya akan dibagikan ke masyarakat untuk dikonsumsi. Untuk itu, perlu dipastikan kalau hewan yang akan disembelih tersebut benar-benar sehat. Karna bila tidak, bahaya kesehatamn akan mengancam masyarakat banyak. Tapi tak perlu khawatir karna Raozen akan merangkum beberapa kriteria hewan sehat yang layak Kurban.
Usia Hewan. Hewan yang sudah siap dan layak disembelih dan juga konsumsi biasanya berusia 12 sampai 18 bulan untuk kambing dan domba. Sedangkan untuk sapi dan kerbau, berusia 22 bulan ke atas. Selalu pastikan anda memilih hewan yang berusia layak sembelih. Caa mengetahuinya adalah melihat giginya. Jika gigi susunya telah tanggal, artinya usia hewan itu telah layak sembelih.
Aktifitas. Aktifitas hewan menunjukan tingakat kesehatannya. Pastikan anda memilih hewan yang sehat dengan pergerakan yang lincah, kuat, tidak pincang, tidak gelisah, dan memiliki nafsu makan yang baik. 
Bulu. Hewan yang sehat salah satunya dilihat dari bulunya. Biasanya memiliki bulu yang terlihat halus, tidak rontok, tidak botak, tidak berdiri, tidak berubah warna, dan yang pasti tidak dihinggapi parasit kulit. 
Mata. Pastikan hewan anda sehat dengan melihat matanya. Jika matanya bersih, jernih, berbinar, pupil bereaksi cepat, tidak berair, tidak keruh dan tidak belekan, hewan itu layak anda beli untuk disembelih.
Tubuh. Tubuh hewan kurban yang layak biasanya memiliki bentuk ideal seperti kaki yang simetris, tanduk seimbang, tulang punggung relatif rata, perut, kepala hingga leher seimbang.
Mulut. Mulut hewan yang sehat biasanya tidak mengeluarkan lendir dalam jumlah yang banyak. Bila sampai mengeluaran banyak lendir, bisa dipastikan hewan itu sedang sakit dan tidak layak konsumsi. Selain itu, pastikan juga mulut hewan tidak memiliki bercak dan tidak menganga.
Kulit. Kulit hewan yang sehat biasanya tidak memiliki luka, borok, bercak penyakit, tidak ada penebalan kulit, dan kulit cenderung sedikit elastis/lentur.
Hidung. Hidung hewan harus bersih dan tidak banyak berair, selain itu biasanya hewan yang sehat memiliki selaput lendir berwarna merah terang.
Gemuk. ini bukan cuma soal banyaknya daging. Hewan kurus mungkin terjangkit cacingan, diare atau penyakit lainnya.
Bersih. periksalah kuku, telinga, saluran pembuangan, ekor, kepala dan paksikan semuanya bersih.
Tidak memiliki cacat apapun. Lalu yang terakhir mendapat sertifikat dari pemerintah bahwa hewan itu layak dikonsumsi.


Dapatkan Peluang Usaha Bersama Sajian Sambara
Dapatkan Peluang Usaha Bersama Raozen
Baca juga: 

Bahagiakan Dirimu Dengan Meghindari Kegiatan Ini Diakhir Pekan